oleh

PDAM Salurkan Paket Sembako dan Zakat Fitrah Melalui Baznas

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bhagasasi Bekasi, Usep Rahman Salim mengatakan, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada semua karyawan, sesuai dengan aturan yang berlaku. Di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini, apa yang menjadi hak karyawan, tetap diberikan dan sesuai kemampuan keuangan perusahaan.

Adapun besaran THR yang dibayarkan tahun ini, lantaran perusahaan terdampak dengan COVID, merupakan sesuai gaji pokok dan tunjangan tetap masing-masing karyawan. Kemudian, sebagai umat muslim jelang Idul Fitri ini, ada kewajiban membayar zakat fitrah.

Sesuai surat dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dan imbauan Bupati Eka Supria Atmaja, bahwa, semua karyawan PDAM membayar zakat fitrah Rp40 ribu per orang. Zakat Fitrah tersebut tengah diserahkan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi untuk dikelola.

 

 

“Jadi, kami masih bersyuku dapat memberikan THR kepada karyawan sesuai aturan yang berlaku. Jika ada informasi yang mengatakan dari karyawan, ada pemotongan uang THR, tersebut tidak benar. Kita syukurilah apa yang ada”, kata Usep Rahman Salim, Selasa (19/5).

 

 

Di tengah pandemi ini, tambahnya, PDAM tengah membagikan 400 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kabupaten Bekasi dalam dua tahap. Kemudian, telah membagikan 700 paket sembako melalui Badan Amal, Zakat, Infak, dan Sedekah (Bazis) PDAM.

Sebanyak 700 paket sembako itu, disalurkan kepada masyarakat kurang mampu di masing-masing Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu (KCP). PDAM milik Pemerintah Daerah Kota dan Kabupaten Bekasi ini, terdapat 12 Kantor Cabang dan 11 KCP.

PDAM Tirta Bhagasasi Bekasi, lanjut Usep, akan membagikan 2.000 masker bagi masyarakat, dan 500 bungkus takjil pada Jumat (22/5).

BACA JUGA :  Kadinkes Kota Bekasi Akui Penyakit DBD Alami Penurunan

Sebelumnya, PDAM telah menyumbang 100 masker N-95 (kesehatan) ke RSUD Chasbullah Abdulmajid Kota Bekasi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, PDAM ini menyumbang sekitar 300.000 liter air berdisinfektan kerjasama Pemkab dan Pemkot Bekasi dalam penyemprotan sarana publik di dua daerah pemerintahan untuk mencegah penularan COVID-19.

Terkait pandemi COVID-19, pada April lalu,  tunjangan jabatan para pemangku jabatan di PDAM ini, dipotong 50 persen guna membantu masyarakat terdampak virus corona. Ini sebagai bentuk kepedulian sosial para pejabat PDAM bagi masyarakat. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed