oleh

DPRD Kota Bekasi Gandeng Dinkes Buka Poliklinik Pelayanan Kesehatan

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Untuk menunjang aktivitas anggota DPRD Kota Bekasi, Sekretariat DPRD menggandeng Dinas Kesehatan membuka Poliklinik pelayanan kesehatan.

Sekretaris DPRD Kota Bekasi, M Ridwan mengatakan, tujuan utama layanan kesehatan Poliklinik DPRD Kota Bekasi yakni, untuk mendukung kinerja dan aktivitas anggota dewan dalam menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat.

 

“Ini sebagai perwujudan kerjasama OPD. Kolaborasi Sekretariat DPRD dengan Dinas Kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi 50 anggota dewan,” ungkap Ridwan usai launching Poliklinik Sekretariat DPRD Kota Bekasi, Senin, (6/7).

 

Ridwan menjelaskan, saat ini pihaknya memiliki kewajiban guna mendukung kinerja dewan.

Gagasan tercetusnya Poliklinik, lanjut Ridwan, diawali diskusi bersama Dinas Kesehatan. Pihaknya juga mengajukan permohonan kepada Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi untuk mendukung program tersebut.

Berawal dari surat permohonan kepada Walikota Bekasi, agar dewan lebih terdukung dalam melaksanakan kinerjanya. Diperlukan dukungan Kesehatan.

“Pak Wali sangat respon dan langsung dilanjutkan ke Dinkes. Itu sebuah perbincangan untuk membuat klinik,” jelas Ridwan seraya memaparkan respon positif dari berbagai anggota dewan yang hadir untuk menyambangi ruang poliklinik.

“Kita harus bersyukur, karena seluruh ketua fraksi hadir semua. Kerjasama ini, sangat dibutuhkan dalam pelayanan kesehatan terhadap dewan,” tegasnya.

Selain anggota dewan, Ridwan menjelaskan poliklinik bisa digunakan untuk memeriksa kesehatan pegawai dan media yang meliput di lingkungan DPRD Kota Bekasi.

“Ini sifatnya umum. Pelayanan Kesehatan mau yang datang dari mana saja, termasuk anggota dewan lain berkunjung, jika membutuhkan pelayanan kesehatan, sehingga kami wajib melayani,” kata awak media,” paparnya.

Sementara Itu, Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Putro mengapresiasi Poliklinik yang digagas Sekretariat dalam memberikan layanan kesehatan para anggota dewan.

BACA JUGA :  Dianggap Menyalahi Aturan, Ketua DPRD Kota Bekasi Akan Dilaporkan Ke BK

“Tentu ini patut diapresiasi bahwa untuk menunjang aktivitas dewan disediakan poliklinik. Intensitas dewan memang tanpa batas dan perlu adanya layanan kesehatan yang maksimal,” kata Choiruman kepada para wartawan yang meliput di DPRD Kota Bekasi juga dibolehkan untuk mendapat layanan kesehatan dari Poliklinik Sekretariat DPRD.

“Awak media dipersilahkan untuk memeriksa kesehatannya disini. Manfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Sementara Itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati menjelaskan status Klinik Kesehatan di Gedung DPRD Kota Bekasi masih menginduk ke Puskesmas Karang Kitri Kelurahan Margahayu Kecamatan Bekasi Timur. Namun, jika sekretariat ingin membuat klinik sendiri, menurut Tanti perlu persyaratan yang harus dilengkapi terlebih dahulu.

“Hal ini bukan berarti tidak mungkin, mungkin ini tahap awal dengan membuka Poli yang pertanggungjawaban kepada Puskesmas Karang Kitri ya. Karena kebetulan untuk bangunan DPRD ini dekat dengan Puskesmas Karang Kitri,” katanya.

Tanti mangakui, kinerja anggota DPRD Kota Bekasi 1×24 jam, sehingga membutuhkan layanan kesehatan maksimal agar mendukung semua aktivitas.

“Jadi pentingnya kesehatan bagi para anggota DPRD Kota Bekasi Maka Setwan melalui kami membuka pelayanan kesehatan di Gedung DPRD untuk melayani kesehatan dewan,” terangnya.

Bentuk pelayanan Kesehatan untuk saat ini, Tanti Mengaku, baru sebatas pelayanan primer atau pelayanan awal, seperti pemeriksaan sesuai dengan standar primer, kolesterol (Gula darah), tensi sesuai standar. Apabila memerlukan rujukan, pihaknya akan mambuat rujukan kepada rumah sakit yang bekerjasama melayani BPJS.
Mengenai jam operasional Klinis Kesehatan DPRD Kota Bekasi, Tanti mengatakan baru open dua hari, yakni Senin dan Kamis.

“Ya untuk jam operasionalnya sendiri, berdasarkan kerjasama kita adalah dua hari (Senin dan Kamis). Akan tetapi tidak menutup kemungkinan jika dibutuhkan, kita siap untuk melaksanakan tugas,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sekretaris DPRD Kota Bekasi Jalin Sinergitas Bersama Media

Selain itu, tenaga medis yang disiapkan secara terjadwal akan disiapkan oleh Dinas Kesehatan. Karena Dokter di Puskesmas Karang Kitri ada empat, maka nantinya akan dijadwalkan agar pelayanan bisa berjalan baik.

“Kelengkapan ada, seperti obat, tempat tidur, jadi jika ada gawat darurat kami tengah siapkan Infus serta oksigen. Secara bertahap kita siapkan,” tandasnya. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed