oleh

Pemkot Bekasi Pilih The Green Hotel sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id– Pemerintah Kota Bekasi akhirnya bekerja sama dengan The Green Hotel, Mutiara Bekasi Center, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kayuringin, Bekasi Selatan untuk dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG).

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menggandeng The Green Hotel guna mengantisipasi penambahan jumlah kasus Covid-19 di wilayahnya. Pasalnya, tempat tidur isolasi di rumah sakit wilayahnya tersisa 155.

“Pertama guna menindaklanjuti dari arahan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) berkenaan dengan penggunaan fasilitas hotel. Tadi pagi saya sudah ketemu dengan ketua PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) menyampaikan tentang jika terus terjadi perburukan di samping kami menggunakan aset daerah termasuk stadion, nah yang tengah berkenan kepada pihak hotel (The Green Hotel),” ungkap pria yang akrab disapa Pepen kepada para awak media, Rabu, (23/9).

Pria yang akrab disapa Pepen ini menyampaikan, ada 90 kamar di The Green Hotel yang bisa digunakan sebagai tempat isolasi.

Dalam 90 kamar tersebut, ada sekitar 150 tempat tidur isolasi yang bisa digunakan. Dalam satu kamar hotel itu terdapat satu hingga dua tempat tidur.

“Kita sudah lihat yang single bed, double bed di setiap lantai ada 18 kamar, kalau dimungkinkan satu kamar dua orang, maka kapasitas akan lebih besar. Kalau dimungkinkan satu kamar satu orang berarti kapasitasnya untuk 90 (orang),” kata pria yang akrab disapa Pepen ini.

Pepen mengatakan, tidak hanya ruangan untuk pasien Covid-19 yang isolasi, tetapi juga bakal disiapkan satu ruangan untuk tempat tenaga medis di tiap lantainya.

Tidak hanya ruangan untuk tenaga medis, akan disiapkan juga ruang unit gawat darurat (UGD) di lantai dasar.

BACA JUGA :  Berikan Layanan Hukum Bagi Masyarakat, BKMB Bentuk LBH

“Hanya nanti yang disediakan adalah fasilitas tim medis. Maka tadi saya siapkan di setiap ruangan itu harus ada sekat untuk satu ruangan buat tim medis. Di bawah (lantai dasar) bisa dipakai buat UGD lah, karena 90 kamar. Semoga ini menjadi contoh pelaksanaan metode isolasi mandiri yang diperintahkan oleh BNPB,” tutur Pepen.

Pepen mengaku, dengan menyiapkan pemusatan isolasi, diharapkan dapat mencegah penyebaran kasus lebih luas.

Pemkot Bekasi Pilih Satu Hotel sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Pasalnya pasien Covid-19 yang diisolasi di tempat tak memadai akan dipindah ke Rumah Sakit Darurat Stadion Patriot Chandrabaga maupun ke hotel.

Pepen mengaku, telah meminta pihak hotel segera membuat proposal kerja sama untuk menampung pasien Covid-19.

Kendati demikian, ia berharap tingkat penularan pasien Covid-19 bisa ditekan.

Isolasi mandiri hanya ditempatkan di rumah. Karena dia fasilitasnya baik atau dia bisa dibawa ke fasilitas milik Pemerintah, kan ada RSUD ada RS Stadion, RS Tipe D

“Kalau di sini (Hotel) penuh kami masih punya tempat di Asrama Haji, insya Allah itu semua sudah kami pikirkan,” pungkasnya. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed