oleh

Tak Pernah Bosan, Kecamatan Pondok Gede Gencar Sosialisaikan 3M

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Kecamatan pondok gede gencar melakukan sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan (prokes) dan sebagai upaya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

“Kita terus mensosialisasikan 3M di wilayah pondok gede. Karena sesuai intruksi walikota, bahwa gerakan ini harus terus digencarkan agar kasus Covid-19 di Kota Bekasi terus menurun dan masyarakat semakin sadar akan prokes nya,” tutur Camat Pondok Gede, Nesan Sujana kepada awak media, Kamis (22/10).

Selain mensosialisasikan gerakan 3M, Nesan juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga imun tubuh agar tetap stabil dengan cara mengonsumsi makanan bergizi sepeti sayuran dan buah-buahan.

Selain itu, berolahraga secara rutin setiap hari selama 30 menit juga mampu meningkatkan imun tubuh.

“Dengan mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara rutin, mengelola stres dengan baik, beristirahat yang cukup dan mengonsumsi suplemen penunjang daya tahan tubuh bisa meningkatkan imun kita.

Yuk kita coba lebih teratur untuk menjaga pola hidup kita agar terbebas dari virus ini,” pungkasnya seraya mengajak.

Hal senada juga disampaikan oleh Sekretaris Kecamatan Pondok Gede, Teti Handayani. Dirinya mengaku terus mensosialisasikan gerakan 3M kepada masyarakat baik melalui media sosial ataupun turun langsung kelapangan.

“Kita terus turun kelapangan, bertemu tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan lainnya untuk memberikan edukasi terkait Covid-19.

Karena dalam hal ini, tokoh-tokoh tersebut lah yang menjadi ujung tombak untuk mensiarkan kepada warga masyarakat untuk tetap menerapkan prokes dan membantu memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 ini,” bebernya.

Teti juga mengaku bahwa dirinya bersama tim selama ini terus melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.

BACA JUGA :  Kelurahan Jaticempaka Peringkat Pertama Se- Kota Bekasi Realisasi PBB

Hal tersebut, kata dia, agar masyarakat mau mematuhi aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah tentang penerapan protokol kesehatan.

“Saya rasa dengan kondisi seperti ini, pendekatan persuasif lah yang diperlukan. Dengan begitu, saya meyakini bahwa nantinya masyarakat menyadari bahwa prokes memang sebuah kewajiban dan kebutuhan untuk terhindar dari pandemi Covid-19,” tutupnya.

Sekedar mengetahui, dalam rilis humas Pemkot Bekasi pada Senin (19/10/20) Wali Kota Bekasi, Ramat Effendi mengatakan bahwa berkat kerja keras apartur yang bertugas untuk mensosialisasikan gerakan 3M diwilayah masing-masing menghasilkan tingkat positif Covid-19 nihil dalam minggu ini. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed