oleh

PMI Kota Bekasi Berikan Edukasi Soal Pelayanan Donor Darah Plasma Konvalensen

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Palang Merah Indonesia Kota Bekasi bersama Relawan PMI SIGAP (Siap dan Tanggap) dipimpin langsung oleh Ade Puspitasari, mulai bergerak memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pelayanan alat donor darah plasma konvalensen kepada masyarakat dengan dibantu Pemerintah Kota Bekasi (8/2).

Sekadar informasi bahwa, donor darah plasma konvalesen sendiri merupakan terapi pengobatan pasien Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) menggunakan antibodi penyintas yang tengah sembuh, diberikan pada pasien yang masih terkonfirmasi positif covid-19.

Jadi, ilustrasi sederhananya pasien yang dinyatakan sudah sembuh dari virus corona memberikan antibodi dalam bentuk donor plasma darah kepada pasien yang masih positif terkonfirmasi Covid -19.

“Donor darah plasma konvalensen hanya khusus untuk penyintas Covid-19, terdapat pemeriksaan persyaratan dan tahapan lebih khusus juga ketat untuk pelaku donor darah konvalensen ini, dibandingkan dengan donor darah umum yang biasa kita lakukan, dalam hal ini kami (PMI Kota Bekasi) akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan RSUD dr.Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi,” kata wanita yang akrab disapa Ade ini di sela-sela sosialisasi dan edukasi donor darah plasma konvalensen kepada awak media.

Mengingat penyebaran virus corona-19 di Kota Bekasi masih tinggi, hingga hari ini dari data yang diterima dari akses via corona.bekasikota.go.id per tanggal Senin, (8/2) rincian terkonfirmasi positif 3.672 jiwa (dalam isolasi/perawatan), terkonfirmasi sembuh 2.4255 jiwa (selesai isolasi/sembuh) dan terkonfirmasi meninggal 385 jiwa.

Lanjut Ade, donor darah plasma konvalensen 45% mengunakan komponen darah dan tingkat kesembuhan pasien dari terapi plasma konvalensen sangat tinggi.

“Saya berharap, bagi penyitas Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh, agar sukarela mendonorkan darahnya, demi membantu pasien covid-19 yang masih dalam perawatan medis,” kata Ade.

BACA JUGA :  Mau Sehat dan Bermanfaat, Donor Darah Ala Ade Puspitasari Aja

Ade menambahkan, ada beberapa persyaratan bagi pendonor yang harus terpenuhi dalam melakukan UDD (Unit Donor Darah) plasma konvalensen antara lain, pendonor minimal sudah usia 17 tahun hingga 60 tahun, dengan maksimal berat badan 55 kg, bisa menunjukkan surat asli hasil laboratorium PCR (Polymerase Chain Reaction), hasil Swab dengan dua kali negatif.

Standarisasi pendonoran darah plasma konvalensen ini sudah disesuaikan dengan ketetapan standar donor darah UDD PMI Kota Bekasi. Jika persyaratan tersebut terpenuhi, maka pihak PMI Kota Bekasi akan melakukan langkah donor darah kepada si pendonor atau PMI Kota Bekasi untuk  jemput bola sesuai inovasi pelayanan kepada masyarakat. (Aha/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed