oleh

Suharso Monoarfa: Ada Empat Kebijakan Reformasi Penting di Indonesia

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional memberikan sambutan dalam Pertemuan Pleno Tim Koordinasi Nasional SDGs terkait Finalisasi Penyusunan Voluntary National Review Indonesia, yang dilakukan secara virtual.

Menteri mengatakan, melalui laporan VNR 2021 ini, pemerintah berkesempatan menjelaskan apa yang terjadi dengan capaian SDGs di Indonesia berikut dampak Covid-19, sekaligus menyampaikan arah transformasi besar pembangunan Indonesia ke depan.

“Kita harus build forward better, mengatasi semua tantangan dengan cara-cara lebih baik, serta membangun secara inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan,” ujar Menteri, melalui siaran persnya ke Beritapublik.co.id, Senin (07/06).

Menteri Suharso juga menjelaskan bahwa pesan utama VNR telah disampaikan ke UN ECOSOC dengan tepat waktu. Ada empat kebijakan reformasi penting yang saat ini tengah berlangsung di Indonesia.

Pertama, pemulihan dan reformasi ekonomi dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi dan pertumbuhan yang berkualitas, mendorong tranformasi ekonomi dari ketergantungan terhadap sumber daya alam (SDA) menjadi daya saing manufaktur, jasa-jasa modern serta mempunyai nilai tambah tinggi.

Kedua, reformasi sistem kesehatan untuk memperkuat upaya promotif dan preventif, meningkatkan ketahanan Kesehatan (health security) serta pemenuhan sumber daya Kesehatan (sarpras, farmasi dan Alkes) dan tenaga Kesehatan.

Ketiga, reformasi sistem perlindungan sosial untuk memperbaiki mekanisme dan perluasan cakupan bantuan sosial dan jaminan sosial, penyempurnaan pembiayaan dan perlindungan sosial yang adaptif.

Keempat, reformasi sistem kebencanaan, strategi khusus penanganan bencana melalui penguatan sistem dan respon peringatan dini bencana alam serta bencana nonalam untuk kesiapsiagaan pencegahan penyebaran penyakit menular/ pandemik.

Menteri juga menegaskan, Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo telah memerintahkan bahwa meskipun capaian SDGs terpengaruh oleh dampak pandemi Covid-19, namun target SDGs tidak boleh turun.

BACA JUGA :  Suharso Monoarfa: Pandemi Membawa Perubahan Situasi dan Peradaban

“Tentu saja ini bukan hal yang mudah, namun kami sangat optimis bahwa tidak ada yang tidak mungkin bila kita bahu membahu, bersinergi dan bergotong royong untuk mencapai tujuan bersama untuk mencapai SDGs,” pungkasnya. (Ndi/Nal).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed