oleh

Suharso; Penguatan Kelembagaan Diperlukan untuk Percepat Penguasaan IPTEK

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Dalam mendukung penguatan ekosistem riset dan inovasi yang terintegrasi, pemerintah telah membentuk Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan tugas untuk menjalankan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan (litbangjirap), serta invensi dan inovasi secara nasional.

“Langkah ini diharapkan berdampak pada penguatan kelembagaan sehingga mempercepat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terkonsolidasi demi kemajuan bangsa,” kata Menteri Bappenas Suharso Monoarfa dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/01).

Kolaborasi yang sinergis perlu dibangun antara industri dan lembaga riset, termasuk yang ada di perguruan tinggi, sehingga industri di Indonesia dapat berkembang dan berdaya saing.

Penguatan ekosistem ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi sarana dalam mendorong inovasi ke arah penciptaan nilai tambah bagi industri. Revolusi Industri 4.0 dapat menjadi peluang dalam kegiatan inovasi lembaga penelitian dan perguruan tinggi dengan memanfaatkan teknologi digital dalam segala aspek.

Ekosistem ilmu pengetahuan dan inovasi juga diharapkan dapat menjadi pendorong tumbuhnya talenta riset dan inovasi, serta industrialisasi yang berorientasi pada inovasi, sehingga dapat mempercepat peningkatan produktivitas bangsa.

Berkaitan dengan ini, pemangku kepentingan lain harus terlibat, khususnya pihak-pihak terkait di daerah. Pusat penelitian dan inovasi lokal yang spesifik mendorong peningkatan pertumbuhan daerah sangat diperlukan untuk memantik aktivitas riset dan inovasi yang membumi dengan kebutuhan setempat.

Penguatan tata kelola pemerintahan, inovasi pelayanan publik, termasuk pemerintah desa juga diperlukan untuk akselerasi pembangunan daerah. (Ndi/Rs).

BACA JUGA :  Suharso Monoarfa: Harapkan Kader PPP Membangun Provinsi Banten

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed