oleh

Warga Perumnas 2 Menolak Keras Adanya Pembangunan Gedung Bawaslu Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Warga Perumnas 2 (dua) Kota Bekasi yang tergabung dalam enam (6) Rukun Warga (RW) menolak Keras rencana adanya pembangunan gedung Bawaslu Kota Bekasi di lapangan Binba Fasum Fasos Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan pasalnya, dianggap kurang tepat dan dapat menggangu kenyamanan, keamanan ketertiban ditengah – tengah masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Ketua Rukun Warga (RW) 09 Widi Kurniawan saat ditemui dilokasi, Selasa (23/08).

Lebih lanjut dijelaskannya, awalnya lahan ini diperuntukan untuk balai rakyat.

“Jadi Wali kota non aktip Bapak Rahmat effendi pada tanggal 12 April 2021 beliau berkunjung kesini dan lahan disini akan dibangun balai rakyat,” kata Widi Kurniawan saat menjelaskan peruntukkan lahan Binba.

Menurutnya dari 45 RT yang ada di 6 RW diantaranya RW 5, 6, 7, 8, 9 dan 10 dengan jelas menolak keras lahan yang luasnya kurang lebih 5000 ribu meter di jadikan gedung Bawaslu Kota Bekasi.

Saat ditanyakan lebih jauh terkait adanya informasi pembangunan kantor Bawaslu kota Bekasi?. Widi menjelaskan jadi surat itu datang dibulan Maret.

“Sebelumnya kami telah melakukan komunikasi dan koordinasi dikantor Disperkimtan kota Bekasi dan kami sebenarnya dua kali menolak adanya rencana pembangunan kantor Bawaslu. Dan dilanjutkan lagi pada (16/08) dikantor Kecamatan Bekasi Selatan, dan hingga tadi pagi diadakan rapat lagi. Kami dengan tegas menolak,” tegasnya.

Widi berharap agar Plt Walikota Bekasi Tri Adhianto dapat bijak dan adil pada masyarakat sekitar lapangan binba tentang pemanfaatan lahan Fasum Fasos yang ada diperumnas 2  kota Bekasi.

Sekedar diketahui, banyak spanduk bertuliskan penolakan keras terhadap renacana pembangunan gedung Bawaslu Kota Bekasi telah di bentangkan di sekitar Perumnas 2 Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi. (Ndi/N70).

BACA JUGA :  Sampah dan Lumpur Masih Banyak, Bang Pepen Rela Lembur

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed