oleh

Bapenda Kota Bekasi Targetkan PAD 4,2 Triliun di Tahun 2026

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Realisasi pendapatan daerah Kota Bekasi Tahun Anggaran 2025 hingga akhir Desember menunjukkan capaian sekitar 85,04 persen dari target yang ditetapkan.

Data tersebut tercermin dari laporan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi per 31 Desember 2025 dan data Kementerian Keuangan melalui Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) per 31 Desember 2025.

Kepala Bapenda Kota Bekasi, M. Solikhin, mengatakan menunjukan tren yang relatif meningkat dari sebelumnya.

“Hingga 31 Desember 2025, realisasi PAD final di kisaran 85 persen. Pajak daerah masih menjadi penopang utama, diikuti retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta lain-lain PAD yang sah,” ujarnya, Senin (05/01).

“Kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, kontribusi PAD tercatat sebesar 79,75 persen, meningkat menjadi 85,04 persen pada 2025,” ucapnya.

Lanjut, Solikhin, adapun capaian pendapatan Kota Bekasi 2025 tergolong mengalami peningkatan. Meski realisasi mendekati rata-rata nasional, masih terdapat ruang optimalisasi peningkatan potensi di tahun 2026 ini.

“Khususnya pada sektor pajak dan retribusi daerah, upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak, intensifikasi pengawasan, serta digitalisasi sistem pemungutan dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja pendapatan pada tahun anggaran berikutnya,” imbuhnya.

Sinkronisasi data antara Bapenda dan Kemenkeu juga menunjukkan pelaporan keuangan daerah yang relatif akurat dan terjaga meski pun belum sepenuhnya terinput sepenuhnya oleh BPKAD kota bekasi ke pusat. Perbedaan kecil dalam angka realisasi dinilai lebih disebabkan oleh perbedaan waktu pencatatan.

Secara nominal, PAD Kota Bekasi pada 2025 meningkat sebesar Rp 834 miliar atau tumbuh 31,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama ditopang oleh hadirnya sumber-sumber pendapatan baru yang berkontribusi sekitar Rp 745 miliar atau 21,25 persen. Adapun pertumbuhan PAD tanpa sumber baru tercatat sebesar 3,34 persen atau Rp 89 miliar.

BACA JUGA :  Konsultasi Publik RPJMD Kota Bekasi 2018 - 2023 Mulai di Gelar

Untuk menghadapi 2026, Bapenda Kota Bekasi menargetkan PAD sebesar Rp 4,2 triliun. Target tersebut akan dicapai melalui kombinasi pendekatan persuasif dan penegakan sanksi bagi wajib pajak tidak patuh, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi. (Ndi/Yd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed