oleh

Adanya Wacana WFH, Samuel Sitompul: Pelayanan Jangan Sampai Terbengkalai

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id -Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi I, Samuel Sitompul, menilai langkah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto yang mengusulkan mekanisme WFH atau kerja dari rumah sejalan dengan arahan nasional, terutama dalam menghadapi kondisi geopolitik global yang berdampak pada sektor energi.

“Wacana tersebut, kalau bicara konteks nasional memang ada dorongan efisiensi energi. Jadi langkah ini saya apresiasi,” kata Samuel, Rabu, (25/03).

Ia juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap kinerja ASN selama menjalankan WFH. Pemerintah daerah diminta menyiapkan sistem pemantauan berbasis digital atau dashboard kerja.

Hal ini dinilai penting untuk memastikan ASN tetap produktif saat bekerja dari rumah, bukan justru menjadikan kebijakan tersebut sebagai celah untuk tidak bekerja secara optimal.

“Harus jelas, yang WFH itu mengerjakan apa. Jangan sampai malah dianggap libur dan tidak efektif,” tegasnya.

Lebih lanjut, penerapan WFH tidak boleh dilakukan secara penuh di seluruh sektor. Menurut dia, skema yang paling realistis adalah sistem hybrid atau kombinasi antara bekerja dari kantor dan dari rumah.

Samuel menjelaskan, layanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap harus berjalan normal dengan kehadiran aparatur sipil negara (ASN) di kantor.

“Tidak bisa semua WFH. Harus ada yang tetap masuk, terutama yang berkaitan dengan pelayanan administrasi ke masyarakat,” tegasnya.

Samuel juga mendorong pemerintah menyiapkan sistem komunikasi publik yang terintegrasi melalui hotline resmi di setiap perangkat daerah.

“Semua nomor layanan harus dipublikasikan. Masyarakat harus tahu harus menghubungi ke mana,” ungkapnya. (Adv/Stn).

BACA JUGA :  Komisi IV DPRD Kota Bekasi Desak Pemkot Bekasi Perbaiki Sarpas Sekolah yang Rusak

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed