oleh

Teroris: Pedagang Helm di Ciduk Densus 88

KOTA BEKASI – Densus 88 Antiteror Mabes Polri berhasil mengamankan satu orang pedagang Helm yapng diduga teroris saat membuka kios, sekira pukul 08:00 WIB, diKelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun anggota Densus 88 Antiteror berpakaian sipil itu menciduk pria yang berinisial M asal Mendalo Indah Kecamatan Jambi luar.

“Pria misterius itu diciduk saat hendak membuka kiosnya yang berada tepat di depan gerbang Perumahan Pekayon II RW 06, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan,” ungkap salah satu pedagang warung kelontang yang tidak mau disebutkan namanya. Kemarin.

“Dia baru disini, ya sekitar 3 bulanan lah. Punya anak juga sekitar berumur 1 tahun, selebihnya saya enggak tahu ya, saya juga enggak kenal,” sambungnya.

Sedangkan Aparat Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, membenarkan adanya penangkapan pria yang diduga berkaitan dengan aksi terorisme di Jalan Raya Pekayon, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan.

“Kita hanya membantu pengamanan luar saja, tanya saja sama Pak Argo (Kabid Humas Polda Metro Jaya),” singkat Kapolres Metro Bekasi Kota melalui sambungan selulernya.

Saat dikonfirmasi Kojek, Ketua RW 21 Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, membenarkan hal ini. Ia mengatakan kalau pria tersebut belum pernah melaporkan tinggal di wilayahnya.

“Belum pernah dia lapor ke RW, disana dia sudah sekitar 2-3 bulanan. Untuk berkomunikasi dengan warga sekitar juga tidak, karena memang kan lokasinya berada di jalan raya,” kata Kojek.

Ia menjelaskan, sebelum dijadikan usaha helm, kios tersebut dijadikan sebagai usaha jual beli batu cincin, selanjutnya dipergunakan sebagai kios jual revil parfum.

“Saat penangkapan, anggota Densus 88 tidak berkoordinasi, ya langsung ditangkap saja. Saya juga tau dari sekretaris RW, yang saya tau dia punya anak dan istri,” jelas dia.

BACA JUGA :  Polres Metro Bekasi Kota Amankan 11 Pelajar Aksi Tawuran

Saat ini, kios helm dalam keadaan tertutup. Sementara masih ada sejumlah aparat yang berjaga. Namun, mereka enggan memberikan keterangan informasi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari Kepolisian Resort Metropolitan Bekasi Kota. Namun, dipastikan saat penangkapan tidak ada perlawanan dari terduga terorisme. (Nil)

News Feed