oleh

Inovasi Kreatif Memulai Sebuah Bisnis

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – It’s Podcast Time acara talkshow bersama Ankatama dan Radhini dari podcast ‘RAPOT’, menjadi rangkaian acara dalam LSPR Cre-ART-ive Fest 2020. Kedua Narasumber ini mengurai topik mengenai produksi podcast yang menarik bagi pendengarnya.

 

“Terdapat dua talkshow lainnya yang membahas mengenai dunia start-up business dengan tema inovasi kreatif dalam memulai sebuah bisnis. Pengunjung dapat mengikuti talkshow ini di lantai 11 kampus LSPR Transpark Bekasi,” ungkap Founder & CEO LSPR Communication & Business Institute Prita Kemal Gani disela-sela kesibukannya.

 

Sementara itu, di lantai 2 terdapat gelaran exhibition hasil karya kreatif dari mahasiswa Entrepreneurship Business Communication. Pengunjung dapat menyaksikan hasil-hasil karya kreatif pada pop up booth selama acara berlangsung.

 

 

Tidak hanya memamerkan, namun karya-karya ini juga dijual bagi pengunjung yang ingin memilikinya. Di lantai yang sama juga digelar Art Installation oleh mahasiswa Advertising dan Digital Media Communication. Hasil karya seni yang dikonstruksi dalam makna tertentu ini, turut mewarnai LSPR Cre-ART-ive Fest 2020.

“Mahasiswa jurusan Performing Art Communication, menghadirkan penampilan seperti konser musik dan pertunjukan teater dalam kegiatan ini,” Kata Prita.

Menurut Prita, konser music bisa dinikmati di lobby area kampus dan pertunjukan teater di The Amani Palladium Theatre, lantai 15. Penampilan tersebut merupakan hasil karya yang telah mereka persiapkan untuk memeriahkan festival tahunan ini, sekaligus sebagai salah satu bentuk ujian akhir mahasiswa.

Selain exhibition, talkshow, art installation, konser musik dan pertunjukan teater, LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 juga memanjakan pengunjung dengan menggelar Movie Screening selama tiga jam. Kegiatan ini berlangsung di The Amani Palladiun Theatre, satu hari sebelumnya yakni tanggal 17 Januari 2020.

BACA JUGA :  Meningkatkan Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Kabupaten Bekasi Adakan SKPP

“Movie Screening berupa film pendek karya mahasiswa jurusan Mass Media Communication dan Performing Arts Communication. Karya ini merupakan hasil akhir dari mata kuliah mahasiswa yang ditempuh pada kedua jurusan tersebut,” paparnya.

 

Performing Arts Communication, Art Installation, Pop up Booth, Movie screening.
Performing Arts Communication, Art Installation, Pop up Booth, Movie screening.

 

Art Installation, Pop up Booth, Movie screening tidak hanya digelar untuk dinikmati pengunjung. Berbagai hasil karya kreatif tersebut dilombakan untuk dinobatkan sebagai hasil karya terbaik dalam acara festival tahunan ini.

Penobatan karya terbaik dinilai berdasarkan kreatifitas karya yang paling disukai oleh audiens selama acara LSPR Cre-ART-ive Fest 2020 berlangsung. Bertindak sebagai event organizer dalam kegiatan ini adalah mahasiswa Hospitality Management Communication and MICE.

“Kami mewadahi aktualisasi kreativitas mahasiswa melalui kegiatan seperti ini, sekaligus membentuk karakter simpati dan empati mereka sebagai generasi yang peduli kepada sesama,” kata Prita.

Sekadar informasi terkait London School of Public Relations Jakarta berdiri sejak 1 Juli 1992 adalah sebuah perguruan tinggi swasta yang menyelenggarakan program sarjana ilmu komunikasi yang terbagi atas enam konsentrasi pilihan yaitu, Public Relations, International Relations, Marketing, Mass Communication, Digital Media Communication & Advertising dan Performing Arts Communication, serta program pasca sarjana yang terbagi menjadi empat konsentrasi yaitu Corporate Communication, Marketing Communication, International Relations Communication dan Mass Media Management. Saat ini LSPR Jakarta memiliki 20.000 lulusan serta sebanyak 6.536 mahasiswa dan mahasiswi aktif.

“Data LSPR Career Centre menunjukkan tingkat serapan lulusan LSPR-Jakarta di dunia kerja mencapai 90% lulusan. LSPR Career Centre selain menyelenggarakan seminar dan pelatihan, menyediakan informasi lowongan pekerjaan, juga membantu menyalurkan para alumni ke bidang pekerjaan yang mereka inginkan baik dalam dan luar negeri,” tegas Prita.

Sejak tahun 2002, LSPR selalu mendapat pengakuan dari Badan Akreditasi Nasional dengan nilai A. Untuk program S1 LSPR telah mendapat pengakuan internasional dari lembaga akreditasi internasional yakni The London Chamber of Commerce and Industry Examination Board (LCCI) United Kingdom dan City and Guilds UK sedangkan untuk Program S2, LSPR menjalin kerjasama dengan Edith Cowan University Australia dan City and Guilds UK.

BACA JUGA :  Disdik Kota Bekasi Siap Laksanakan UNBK Di Tahun 2018

Pada 9 November 2016, LSPR telah menerima surat keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 345/M/KPT/2016 mengenai tentang penyelenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada lingkup program studi Ilmu Komunikasi.

“LSPR juga mendapatkan tiga penghargaan dari KEMENRISTEK DIKTI pada tanggal 30 November 2016 dengan predikat Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kelembagaan, Peringkat I di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Kemahasiswaan dan Peringkat II di Kalangan Sekolah Tinggi untuk Aspek Ketenagaan,” jelas Prita.

Kemudian LSPR bertransformasi menjadi Institut Komunikasi dan Bisnis atau LSPR Communication & Business Institute berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dengan Nomor 1035/KPT/I/2019. Surat keputusan tersebut diberikan oleh Bapak Dr. M. Samsuri, S.Pd., M.T (Plt. Kepala Lembaga LLDIKTI Wilayah III) dan diterima oleh LSPR Management pada Hari Selasa, 12 November 2019 di Kantor LLDIKTI Wilayah III Jakarta. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan