oleh

ACT Bekasi Salurkan Bantuan Bencana Kasel dan Sulbar

KOTA Bekasi, Beritapublik.co.id – Bencana gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Barat, khususnya Majene dan Mamuju pada Jumat, (15/1) dini hari kemarin membawa dampak yang cukup parah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada Jumat malam pukul 20.00 WIB menyebut korban meninggal dunia mencapai 42 jiwa. Sebanyak 34 orang di antara korban meninggal merupakan warga Mamuju, sedangkan sisanya berasal dari Majene.

Merespons terus parahnya dampak gempa bumi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat, Aksi Cepat Tanggap (ACT) pada Sabtu, (16/1) telah membuka posko kemanusiaan di Jalan Kurungan Bassi, Nomor 18, Mamuju, atau depan RSUD Kabupaten Mamuju. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi serta distribusi awal bantuan kemanusiaan dari dermawan yang disalurkan melalui ACT.

 

 

“Tim relawan juga bersiaga untuk melakukan tanggap darurat di wilayah Mamuju. Selain itu, saat ini ACT juga sedang proses pembukaan posko kemanusiaan di wilayah Majene, namun terhambat kondisi yang masih serba sulit pascabencana,” papar Kusmayadi, Komandan Tim Tanggap Darurat ACT, Sabtu, (16/1).

 

 

Saat ini, tim ACT yang dikirim dari Makassar, Sulawesi Selatan tengah berusaha masuk ke wilayah Majene dengan membawa logistik, serta tim tanggap darurat, juga akan membuka posko di Majene. Namun, tambah Kusmayadi, di perjalanan mengalami hambatan karena adanya longsor yang menutup jalan. “Jadi memutar ke jalan lain,” tambahnya.

Mendesaknya Bantuan Kemanusiaan

Gempa bumi magnitudo 6,2 yang mengguncang Majene juga terasa hingga kabupaten di sekitarnya, khususnya Mamuju yang mengakibatkan banyak bangunan mengalami kerusakan serta membuat ribuan jiwa terpaksa mengungsi. Di samping itu, fasilitas umum seperti rumah sakit juga mengalami kerusakan dan pasiennya mengalami kepanikan, sedangkan tidak sedikit rumah sakit tersebut sedang merawat pasien Covid-19.

BACA JUGA :  Operasi Yustisi Dihelat di Terminal Induk Bekasi, Pelaku Jalani Proses Persidangan

“Bencana yang terjadi bertepatan dengan adanya pandemi membuat setiap jiwa harus ekstra waspada, termasuk relawan yang bertugas, Insya Allah ACT Bekasi akan terus menggalang bantuan dari warga Bekasi untuk menyalurkan kepedulian untuk saudara sebangsa di Sulawesi.” ungkap Kepala Cabang ACT Kota Bekasi, Rizky Renanda Aditya.

Saat ini, warga terdampak sangat memerlukan bantuan kemanusiaan berupa pangan, tempat mengungsi yang layak, masker, pelayanan medis, serta barang-barang untuk kebersihan. Saat ini, ACT mendirikan 4 posko kemanusiaan di lokasi bencana untuk mensuplai kebutuhan para penyintas bencana gempa.

“Maka dari itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat atau warga di Bekasi untuk sama-sama bergerak selamatkan bangsa dengan mengirimkan kedermawanan terbaik untuk penyintas bencana di Sulawesi Barat melalui tautan Bekasi.indonesiadermawan.id/GempaMajene, atau kirim langsung bantuan ke kantor cabang ACT Bekasi di Bekasi Town Square, Blok A No 12, Margahayu, Bekasi Timur,” pungkas Rizky. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed