oleh

Makan Bajamba Bersama Wakil Gubernur Sumbar Usai Panen Raya

SUMBAR, Beritapublik.co.id- Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat, Audy Joinaldy turut serta dalam kegiatan Panen Raya Padi yang dilaksanakan Pemko Solok bersama Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan Hortikultura Sumbar dalam rangka gerakan penggunaan alat mesin pertanian pasca panen, di Kawasan Sawah Solok, Senin (27/9).

Kunjungan Wagub Sumbar ke Kota Solok itu juga didampingi Anggota DPRD Sumbar Dapil Solok, Daswippetra dan Irzal Ilyas dan Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Syafrizal serta perwakilan Forkopimda Sumbar.

Kedatangan Wagub disambut oleh Pasangan Walikota Zul Elfian Umar dan Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, Forkopimda Kota Solok, LKAAM, Bundo Kanduang, dan OPD terkait. Panen Raya Padi Sawah Solok ini bertempat di lahan sawah salah satu anggota kelompok tani Padang Lindang Kelurahan VI Suku Kecamatan Lubuk Sikarah.Dalam kegiatan Panen Raya yang dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sumbar itu juga sekaligus dilakukan penyerahan bantuan berupa traktor roda dua kepada Kelompok Tani Padang Lindang Kelurahan VI Suku dan Kelompok Tani Surau Kajai Kelurahan Tanah Garam, serta penyerahan alat handsprayer kepada Kelompok Tani Sarang Alang Kelurahan Laing dan Kelompok Tani Panca Usaha Tani Kelurahan Sinapa Piliang.

Pada kesempatan ini, mengawali sambutannya Audy Joinaldy menyampaikan rasa bangganya sebagai putra daerah Kota Solok. Momen ini merupakan kunjungan kerja pertamanya ke Kota Solok.

“Dilihat dari demografi dan luas wilayahnya, Kota Solok merupakan kota yang nanggung, sebagai daerah transit nanggung, sebagai Kota pendidikan juga nanggung, namun dibalik itu semua, Kota Solok menyimpan banyak potensi pertanian yang bagus dan patut diapresiasi melalui metode intensifikasi usaha pertanian, petani dapat memanen dalam waktu yang singkat serta dapat mengefisienkan waktu,” tutur Wagub.

BACA JUGA :  AMK PPP Kota Bekasi : Calon Kami  Milenial, Modern dan Progresif

Selain intensifikasi usaha tani, lanjut Wagub, hilirisasi produk pertanian juga patut diperhatikan (seperti produk Bareh Solok).

“Jika di-packing dengan baik dan semenarik mungkin maka akan dapat meningkatkan harga jual,” kata Wakil Gubernur lulusan Institut Pertanian Bogor ini.

Syafrizal selaku Kepala Dinas Perkebunan Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa luas lahan Sawah Kota Solok adalah 876 Ha dengan indeks pertanaman 2,7. Produktivitas Padi di Kota Solok sampai dengan pertengahan tahun 2021 ini sebesar 6.85 ton/ha, angka ini merupakan produktivitas tertinggi di Sumatera Barat.

“Semoga momen panen raya ini menjadi motivasi bagi petani untuk mampu dan mau mempercepat pertanaman sehingga dapat meningkatkan produksi pada Tahun 2021, selain itu dengan pemakaian Alsintan (Alat dan Mesin Pertanian) diharapkan dapat mengefektifkan waktu dan biaya usaha tani,” harapnya.

Sejalan dengan laporan Syafrizal, Walikota Solok menyambut hangat pelaksanaan panen raya padi Sawah Solok ini. Walikota Solok dalam sambutannya menjelaskan bahwa saat ini secara umum produksi padi se-Indonesia termasuk Sumatera Barat mengalami penurunan, namun untuk Kota Solok produksi padi malah meningkat. Zul Elfian berharap Kota Solok bisa mempertahankan keadaan ini.

“Secara bersama kita berupaya dalam mempertahankan dan meningkatkan produksi padi di Kota Solok, salah satunya dengan menjaga dan mempertahankan lahan-lahan pertanian untuk tidak beralih fungsi menjadi lahan non pertanian, diantaranya dengan menerbitkan Perda terkait Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan,” tutur Zul Elfian.

Acara panen raya ini ditutup dengan makan bajamba bersama Wakil Gubernur Sumbar, Walikota Solok, Wakil Walikota Solok dan seluruh tamu undangan yang hadir. (Adv/Hum).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed