oleh

Vaksinisasi Goes To School SMAN 2 Solok Mendapat Berkah

SUMBAR, Beritapublik.co.id – Dalam rangka percepatan vaksinasi Covid -19 Goes to School, SMAN 2 Solok mendapat berkah dan kesempatan dikunjungi oleh pejabat ditingkat Provinsi Sumatera Barat.

Mulai dari Wakil Gubernur, Bapak Audy Joynaldi, anggota DPRD Propinsi Sumbar, H Deswipetra Dt. Manjinjing Alam, beserta rombongan Kepala Dinas Pendidikan, Kadispora, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan dan Kadis Pertanian. Rombongan Wagub tersebut disambut antusias oleh Walikota Solok beserta Wakil Walikota, beserta pejabat ditingkat kota Solok, Senin (27/09).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadisdik Kota Solok, Kadis Kesehatan, dan sebagai tuan rumah yang mempersiapkan acara penyambutan adalah Kacabdin wilayah III, serta undangan dari pengawas SMA, kepala sekolah SMA se Kota Solok, dan yang berbahagia Kepala sekolah SMA 2 Solok, Ujang Sayuti, dan ketua Komite beserta seluruh majelis guru, pegawai, OSIS SMA 2 dan siswa-siswi yang mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut.

Walikota Solok Zul Elfian Umar, pada saat pembukaan menjelaskan, Vaksinasi di kota Solok telah dilaksanakan secara intensif, termasuk di tingkat pelajar. Saat ini Kota Solok menempati urutan ketiga, sesudah Kota Padang Panjang, dan Kota Bukitinggi di Sumatera Barat, dengan tingkat vaksinasi baru sekitar 40%,” ungkap Wako

Dalam kesempatan itu Wakil Gubernur, Audy mengharapkan Kota Solok terus memacu dan memotivasi masyarakat termasuk kalangan pelajar ditingkat SMA dan SMK juga SMP.

“Saya akan bangga, kalau kampung saya Solok menjadi yang tertinggi sampai 70-80 % vaksinasi di Sumatera Barat,” harap Audy.

Saat kegiatan ramah tamah dengan Wagub, perwakilan OSIS SMAN 2 Solok berkesempatan mewawancarai Wagub dengan beberapa pertanyaan.

Lusi, pengurus OSIS bertanya kepada Wagub perihal bagaimana siswa yang tidak diizinkan vaksinasi oleh orang tuanya?

Menurut Wagub Audy, “siswa SMA mesti berpartisipasi memotivasi teman-temannya untuk mempercepat Herd Immunity, kekebalan kelompok, jangan terpancing dan percaya hoax di media sosial, katakan,” Ambo Alah Divaksin, dusanak bil?” kata Wagub Audy.

BACA JUGA :  Kadisdik Pastikan 95 Persen Guru Telah Tervaksinasi

Selanjutnya ada juga siswa yang bertanya, mengenai pernyataan Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim yang videonya beredar luas, bahwa vaksinasi dikalangan siswa tidak jadi syarat untuk pembelajaran tatap muka disekolah. Siswa yang di vaksin mesti seizin orang tua. mendengar pertanyaan itu, Wagub menjawab,’ kita dukung program pemerintah untuk percepatan memutus rantai covid-19 dengan vaksinasi. Karena dengan itu kita ingin selamat dan menyelamatkan keluarga dan lingkungan kita.

Acara dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di salah satu ruangan kelas SMA 2 Solok diikuti semua rombongan dan pejabat terkait. Dilaporakan, peserta vaksinasi berjumlah lebih kurang 250 siswa, ditambah utusan siswa dari SMA 3 Solok yang ikut bergabung dalam gebyar vaksinasi ini. (Adv/Hum).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed