oleh

Hanya Buat Pernyataan Bermaterai, 12 Pelajar Dibebaskan

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Polres Metro Bekasi Kota memulangkan 12 pelajar terduga pelaku tawuran untuk dibina orang tua karena hasil pemeriksaan penyidik saat diamankan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota yang di pimpin Katim Ipda Iswahyudi tidak menemukan unsur pidana saat mereka diamankan di rawa Panjang.

Kapolres Metro Bekasi Kota melalui Kepala Seksi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan setelah diamankan, ke 12 pelajar dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan unsur pidana, mereka tidak kedapatan melakukan tawuran dan saat di temukan petugas.

“Kasat Sabhara akhirnya memanggil orang tua untuk dibuat surat pernyataan yang nantinya tidak akan melakukan tawuran, mereka dikembalikan ke orang tuanya untuk dibina dan diawasi,” ujar Kompol Erna melalui pesan tertulisnya, Senin (07/03).

Erna mengatakan, mereka tidak jadi diproses secara hukum karena polisi belum menemukan unsur pidananya. Mereka tidak langsung kedapatan melakukan tawuran dan senjata tajam yang diamankan polisi bukan milik mereka.

“Jadi, senjata itu bukan milik mereka. Milik teman-teman mereka yang kabur saat kita terjun kelokasi tawuran,” jelasnya

Demikian juga, Kasie Humas berharap upaya memberikan surat perjanjian kepada orang tua dapat membuat mereka jera sehingga tidak berniat tawuran kembali.

Acara pemulangan ke 12 pelajar dilaksanakan di ruang Samapta Polres Metro Bekasi Kota di jalan Pangeran Jayakarta, Harapan Mulya, Medan Satria yang dihadiri langsung orang tua kandung para terduga pelaku tawuran, sekitar pukul 14.00 wib.

Katim tim patroli perintis Presisi Polres Metro Bekasi kota Ipda Iswahyudi yang memimpin pemulangan memberikan pengarahan dan nasehat kepada orang tua dan para pelajar sebelum di kembalikan keorang tua pelajar terduga pelaku tawuran.

BACA JUGA :  Kakak dan Adik jadi Korban Pencabulan Tetangga di Toilet

“Kepada kalian kita pulangkan tentunya dengan adanya pernyataan bermaterai dari orang tua kalian agar jangan mengulangi lagi perbuatannya, jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran dan jangan mau ikut-ikut tawuran karena itu akan menyusahkan keluarga, nantinya jika ditemukan lagi melakukan tawuran maka kalian langsung diproses,” kata Katim Ipda Iswahyudi.

Juga kepada orang tua dengan kejadian ini agar lebih proaktif dalam mengawasi anak-anaknya apalagi malam harusnya di cek kenapa belum pulang. Awasi anaknya dalam pergaulan dengan teman – temannya.

Setelah melakukan minta maaf dan sungkeman kepada orang tua disaksikan petugas serta berjanji tidak akan mengulangi lagi, acara terlihat mengharukan karena semua orang tua menangis dan kesal akan kelakuan anaknya.
Selanjut, masing – masing pelajar didampingi orangtuanya meninggalkan Polres Metro Bekasi Kota. (Ndi/Rs).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed