oleh

Polres Jaktim Dianggap Lamban Dalam Tangani Kasus Anak

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Polres Jakarta Timur dianggap lambat dalam tangani laporan kasus tentang tindak pidana menyetubuhi anak di bawah umur yang telah dilaporkan sejak 22 Desember 2020 dengan Nomor: Lp/2206/K/XII/2020/Restro Jaktim. Hingga kini kasusnya belum juga P21 atau dinyatakan berkas sudah lengkap.

Hal tersebut dikeluhkan Riswanto Lasdin, SH., MH, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Advokasi Peduli Bangsa Pusat yang menjadi kuasa hukum korban.

“Laporan¬† ini sungguh amat tragis sekali dan butuh penanganan khusus dari pihak Pimpinan Kepolisian atas laporan klien nya tersebut di Polres Jakarta Timur, dikarenakan lamanya laporan yang masih berjalan di tempat dan hanya diberitahukan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) nya saja hingga yang Ke-10 namun tak kunjung P21,” kata Riswanto, dalam keterangan, Jumat (03/09).

Lebih lanjut dijelaskan Riswanto, padahal dari sisi hukum pelaporan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur sudah cukup bukti dan layak untuk di persidangkan. Dia juga meminta kepada Kapolres Jakarta Timur agar kiranya dapat mengevaluasi kinerja para anggotanya serta membina anggota penyidik perihal penanganan kasus kliennya tersebut, yang dianggap lamban dalam menangani proses laporan klien nya itu.

“Kiranya kasus Anak dibawah umur ini bisa di proses lebih cepat, Karna kasus klien saya ini sudah memenuhi, kesannya ada diskriminasi jika hal ini dibiarkan begitu saja dapat merusak citra Polres Jakarta Timur itu sendiri kedepannya,” pungkasnya. (Ndi/N70).

BACA JUGA :  Sejumlah Gereja di Perumnas 2, Salurkan Ratusan Paket Sembako

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed