oleh

Ketua DPRD Kota Bekasi: Kedepankan Kekeluargaan Dalam Pesta Demokrasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Ketua DPRD Kota Bekasi H.M. Saifuddaulah ingatkan para paslon wali Kota dan Wakil Wali Kota saat berkontestasi kedepankan kekeluargaan.

“Mudah – mudahan ini menjadi suatu momentum. Momentum yang berharga bagi masyarakat Kota Bekasi mari kita jadikan pilkada Kota Bekasi pilkada yang semangat dan penuh keceriaan, ketertiban dan kenyamanan. Kenapa? Karena kita satu keluarga. Keluarga Kota Bekasi,” tegas Ketua DPRD Kota Bekasi, saat pidato Deklarasi Kampanye Damai di Alun – alun Hasibuan, Rabu (25/9).

Lebih lanjut disampaikannya, jangan gara – gara pilkada kemudian merusak tatanan kehidupan kita bercerai berai. Hilangkan, jauhkan kampanye yang kemudian memberikan dampak negatif.

“Berita Hoax kemudian berita – berita fitnah yang justru ini akan mampu menganggu tatanan kehidupan didalam rangka pesta demokrasi yang kita banggakan yang kita harapkan,” ujarnya.

Baginya, masyarakat Kota Bekasi adalah masyarakat yang senantiasa ingin adanya kedamaian. Betul? Ingin adanya persatuan betul? Tanyanya kehadapan khalayak ramai.

Karena itu, bagi dia janganlah kemudian masa kampanye yang 63 hari lagi. Kemudian ini menjadi salah satu cikal bakal yang menjadikan Bekasi yang porak poranda.

“Apakah kita ingin Bekasi tetap damai? Apakah kita ingin Bekasi senantiasa rukun bergandengan,” itu yang sama – sama kita harapkan ujarnya.

Menurutnya, Kita beda pilihan tidak masalah, yang penting kita satu tujuan. Yang akan mewujudkan akan keinginan kita bersama Pemilukada damai, Pemilukada yang akan menghadirkan pemimpin yang sama – sama kita harapkan.

“Tentunya saya berharap tadi pun sudah disampaikan oleh KPU. Agar KPU bekerja profesional, transparan, bekerja secara adil, sehingga mampu menghadirkan pelayanan panitia pemilu yang sama – sama kita harapkan bagi kita semua. Sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku,” tukasnya.

BACA JUGA :  Deklarasi Dukungan, 1000 Tokoh Masyarakat dan Ulama Kota Depok Siap Menangkan ASIH

Dan dia juga berpesan kepada jajaran Bawaslu. Bawaslu adalah badan pengawas harus mampu hadir ditengah – tengah pesta demokrasi ini.

“Dengan hadir dan transparan jangan berat sebelah. Pastikan jika ada pelanggaran proses. Tapi jangan kemudian mengakibatkan ketidakadilan, pilih kasih baik KPU, baik Bawaslu akhirnya menciderai pemilukada yang kita harapkan,” ungkapnya. (Ndi/Mel).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed