oleh

Bambang Purwanto: Mesti Adanya Pembicaraan Kedua Belah Pihak Sebelum Adanya PHK

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Laporan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bekasi mencatat 213 pekerja mengalami PHK menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Bekasi, Bambang Purwanto menegaskan bahwa PHK seharusnya menjadi pilihan terakhir setelah berbagai opsi efisiensi dicoba.

Ia pun mengusulkan beberapa strategi efisiensi yang bisa diterapkan seperti pengurangan lembur untuk menekan biaya operasional, penyesuaian shift kerja misalnya dari tiga shift menjadi dua atau satu, perampingan struktur struktur organisasi dan penghematan biaya di sektor-sektor yang tidak krusial.

”Sebelum sampai pada keputusan PHK, masih banyak langkah yang bisa diambil. Efisiensi internal, pengurangan lembur, hingga penyesuaian shift kerja adalah beberapa contoh upaya awal,” ujar Bambang, Senin (26/5).

Bambang juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara manajemen dan karyawan dalam proses efisiensi.

Menurut politisi asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, dialog yang transparan akan menciptakan win-win solution yang mempertimbangan kepentingan kedua belah pihak. (Adv/Stn)

BACA JUGA :  Menjemput Keberkahan, Garda Pasundan Berbagi Nasi Bungkus di Jumat Ceria

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed