KOTA BEKASI – Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKB, Ahmad Ustuchri mengapresiasi hadirnya film ‘guru Ngaji’ yang mengkisahkan seorang guru yang dapat memberikan motivasi edukasi kepada masyarakat. Hal demikian diungkapknya usai menonton film disalah satu bioskop.
“Banyak sekali guru ngaji yang harus double job untuk memenuhi kebutuhannya. Guru ngaji di daerah tidak pernah meminta imbalan dan mematok harga. Berapa pun yang kita kasih, kadang hanya terima kasih saja, mereka menerima dengan ikhlas,” kata Ustuchri Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Jum’at (16/3).
Ustuchri juga menceritakan, Guru Ngaji didasari dari kehidupan sehari-hari para pengajar di beberapa daerah yang memprihatinkan. Meski melakukan pekerjaan mulia untuk masyarakat, seorang guru ngaji juga harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Melalui film Guru Ngaji digambarkan situasi tersebut bagaimana mereka kerja dengan ikhlas,” ujarnya.
Melihat kenyataan yang terjadi, Ustuchri yang hadir di gala premiers film Guru Ngaji pun mendedikasikan film yang digarap oleh sutradara Erwin Arnada untuk semua guru ngaji, sosok pahlawan tanpa tanda jasa di Indonesia khususnya di Kota Bekasi.
“Mudah mudahan melalui film ini kita bisa memberi apresiasi lebih dengan merasakan penderitaan mereka kerja keras mereka suka dukanya. Film ini tidak dikemas secara berat, tapi ada juga humornya,” terangnya.
Seraya membahkan, film yang diproduseri CEO Chanex Ridhall Pictures, Rosa Rai Djalala ini pun berniat akan memberangkatkan umroh para guru ngaji.
“Alhamdulillah, janji produsernya akan umrohkan 25 guru ngaji beserta tabungan 100 guru ngaji,” pungkas Ustuchri.
Sekedar diinformasikan, Film Guru Ngaji yang dibintangi Donny Damara, Tarzan, Ence Bagus, Ferdi Solaeman, dan Dodit Mulyanto, akan tayang serentak di bioskop 22 Maret 2018 mendatang.(Nil)









