oleh

Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Wali Kota Bekasi di Tunda

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Majelis Hakim menunda persidangan kasus dugaan pencemaran nama baik yang melibatkan saksi korban Walikota Bekasi.

Pasalnya, ada salah satu anggota Majelis Hakim yang sedang menangani sidang lain diruang sebelah yang menghadirkan penerjemah ahli bahasa dari singapura yang membutuhkan waktu lama. Oleh sebab itulah sidang hari ini berjalan singkat dan ditunda hingga pekan depan.

“Jadi sidang kita tunda ya. Kita undur sampai minggu depan,” ucap Majelis Hakim didalam ruang sidang Pengadilan Negri Bekasi. Rabu, (24/07).

Ditempat bersamaan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengaku tidak tahu alasan Walikota Bekasi tidak hadir.

“Belum, belum ada konfirmasi. Tapi kita coba mengundang dia (Rahmat Effendi-red),” ucap Malda SH selaku JPU.

Masih ditempat yang sama, terdakwa Syahrizal usai persidangan mengaku optimis dirinya akan bebas. Menurutnya, pihak saksi korban yakni Walikota Bekasi atau yang akrab disapa Pepen tidak mampu memberikan data yang kuat terkait ijazah nya asli atau palsu.

“Saya menunggu kebebasan saja lah,” tegas pria yang akrab disapa Rizal.

Sekedar informasi, sidang lanjutan dugaan UU ITE akan di laksanakan kembali pekan depan. (*)

BACA JUGA :  Ngeri, Empat Pelaku Pidana Perpajakan Kena Denda 12,2 Miliar