oleh

Antisipasi Kelaparan, ACT Beri Bantuan Dapur Umum Swadaya di Bekasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Aksi Cepat Tanggap (ACT) Cabang Bekasi menggandeng JNE memberikan bantuan pangan untuk Dapur Umum, di RW 01, Kelurahan Marga Jaya, Bekasi Selatan, dan RW 26, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur.

Dapur Umum ini adalah dapur yang dibuat secara swadaya oleh warga setempat demi mengurangi beban para perantau yang harus diberhentikan sementara dari pekerjaannya imbas pandemi Covid-19.

Kepala Cabang ACT Bekasi Ishaq Maulana mengatakan, bantuan berupa beras seberat 150 kilogram serta beberapa minuman kemasan diberikan untuk mendukung aksi solidaritas yang dilakukan oleh warga setempat kepada para pendatang, pengontrak, dan pedagang harian yang kehilangan penghasilan akibat pandemi.

Menurut Ishaq, aksi ini sejalan dengan program yang tengah dicanangkan ACT yakni Satu Bantu Satu. Semangat solidaritas yang ditunjukkan warga menjadi inspirasi di tengah masa-masa sulit ini.

 

“Kepedulian terhadap sesama inilah yang harus kami dukung, sehingga dari ACT dan JNE memberikan bantuan ini, terlebih untuk memenuhi kebutuhan pangan saudara-saudara kami untuk berbuka puasa dan sahur selama Ramadhan ini,” ungkap Ishaq Maulana, pada Rabu (6/4).

 

Dapur umum swadaya melayani 270 porsi makanan per hari yang dibagi masing-masing 135 porsi setiap waktu sahur dan berbuka puasa.

Koordinator Dapur Umum, Dian mengatakan, dapur yang melayani warga di sekitaran wilayah Hutan Bambu Kota Bekasi tengah buka sejak awal Ramadhan dan diharapkan bisa terus melayani sampai masa pandemi ini selesai kepada warga prasejahtera dan pendatang.

“Terima kasih banyak dari ACT dan JNE berarti dengan adanya bantuan ini memperpanjang umur dari Dapur Umum ini. Memang kami targetkan insya Allah bisa terus layani sampai selesai pandemi karena warga di sini khususnya yang perantau itu butuh banget, 90 persen pekerja harian, ada yang di mall ada yang dagang juga, yang masak ibu-ibu,” kata Dian.

BACA JUGA :  JEC @Bekasi Gunakan Teknologi Baru Bedah Katarak Modern

Dian bercerita, awal mula ia dan teman-teman pemuda RW berinisiatif membuat dapur umum tersebut setelah ia mengetahui bahwa, sebagian besar perantau yang menetap kehilangan mata pencarian sebab harus diberhentikan sementara dari pekerjaan.

“Saya dan teman-teman miris setelah saya data perantau dan pengontrak di sini, banyak yang kesusahan bahkan ada yang sehari cuma bisa makan roti dan teh manis, jadi apa yang terjadi dipelosok seperti hampir kelaparan dan lainnya itu terjadi di Kota Bekasi,” kata Dian.

Bantuan dari ACT dinilai Dian sangat tepat sasaran pasalnya dapat membantu orang terhindar dari kelaparan. ACT sendiri terus berkomitmen untuk memberikan bantuan pemenuhan kebutuhan pangan warga Kota Bekasi yang membutuhan, salah satunya melalui Humanity Careline yakni layanan antar beras gratis bebas pula di nomor 0800-1-165-228.

“ACT jmengajak masyarakat di Bekasi untuk mendukung dan peduli terhadap sesama yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhannya selama Ramadhan di tengah pandemi melalui tautanbekasi.indonesiadermawan.id/HumanityCareline,” pungkasnya. (Nia/Len)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed