oleh

Ditengah Pandemi, Pers dan Milenial Punya Peran Penting Dalam Memulihkan Perekonomian

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Dalam situasi ditengah pandemi Covid-19 ini, peran pers dan kaum milenial secara umum harus lah berkesinambungan memberikan dorongan dan energi positif bagi pemerintah maupun masyarakat untuk membangkitkan perekonomian dalam negeri.

Terlebih lagi, sekarang Indonesia sudah memasuki era new normal yang artinya memulai kedalam tatanan hidup baru dan harus beradaptasi dalam nuansa baru.

Hernoko Dono Wibowo bagian dari Jaringan Pengusaha Nasional Indonesia mengatakan, peran pers saat ini sangatlah penting dalam penanganan pemulihan perekonomian pasca pandemi Covid-19 dalam sektor membangun UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

Menurut dia, peran pers dalam memberikan informasi yang positif terkait UMKM dapat memancing untuk menggairahkan masyarakat dan kaum milenial menjadi pelaku utama dalam mendobrak nilai ekonomi.

“Saya yakin ini akan memberikan warna baru dalam pemulihan ekonomi,” tutur dia kepada awak media di Jakarta, Selasa (21/07/2020).

Hernoko mencontohkan, Misalnya seperti informasi bagaimana untuk digitalisasi dalam platform untuk membangun proses perekonomian dalam memulai suatu usaha yang tentunya bukan hanya sekedar dalam satu masa.

“Selama pers memberikan energi positif yang sangat baik tentunya generasi milenial akan menyambutnya dengan baik,” imbuhnya.

Dirinya juga meyakini jika pers ikut andil didalamnya maka kaum milenial dapat membangun perekonomian didalam negeri Indonesia.

“1000 persen saya yakin jika pers ikut andil didalamnya, itu semua akan membangkitkan perekonomian dan kaum milenial ini bisa memberikan dampak positif bagi negerinya,” pungkasnya.

Terpisah, Hal senada juga disampaikan oleh Kesit B Handoyo, Sekretaris PWI Jaya, dirinya membenarkan bahwa memang peran pers dan milenial dalam masa pemulihan pandemi Covid-19 ini sangatlah penting. Menurutnya dalam situasi seperti ini justru peran pers harus lebih dioptimalkan.

BACA JUGA :  Ikatan Pesantren Indonesia Serukan Masyarakat Jangan Terpecah Belah di Tengah Pandemi Corona

Pasalnya, sambung Kesit, Sebagai media, pers justru menjadi salah satu garda terdepan dimasa pandemi Covid-19 ini. Karena dalam situasi yang membuat masyarakat sulit untuk melalukan aktivitas, pers harus mendorong dengan informasi-informasi yang tentu saja bisa membangkitkan semangat bahwa situasi pandemi ini akan berakhir.

“Namun memang banyak persyaratan yang harus dipenuhi apabila masyarakat ingin cepat bisa berinteraksi seperti biasa. Memang dilematis, tapi memang situasi ini bukan berarti kemudian tidak akan berakhir atau tidak bisa ditekan,” ungkapnya.

Pers juga bekerja secara profesional dengan kode etik yang ada, dan pers juga selalu memberikan edukasi serta informasi kepada masyarakat yang membuat masyarakat tidak panik dan masyarakat tetap tenang dalam situasi seperti ini.

Karena itu peran pers menjadi sangat penting dalam situasi seperti ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan terus memberikan informasi-informasi yang tentunya bisa membuat masyarakat tidak panik dan bisa membuat masyarakat tenang.

“Percayalah bahwa situasi ini bisa berakhir, tapi tentu saja dengan kedisiplinan yang sangat tinggi misalnya dengan mentaati protokol kesehatan yang ada,” tuturnya.

Selain pers, Sekretaris PWI Jaya ini menilai bahwa kaum milenial juga punya peran yang tidak kalah pentingnya karena bagaimana dunia media sosial saat ini itu banyak di isi dengan para kaum milenial.

“Jadi kaum milenial bisa menebarkan energi dan informasi positif didalam situasi seperti ini,” imbuhnya.

Dirinya juga berpandangan bahwa Justru disaat seperti ini lah kaum milenial bisa memperlihatkan perannya ketika pandemi Covid-19 masih berlangsung dan yang paling penting adalah bagaimana mendukung kegiatan serta pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19 ini harus bisa berjalan.

“Ini memang harus di optimalkan, karena pandemi Covid-19 ini memang membuat kita sulit untuk bergerak banyak. Tapi dengan peran yang dapat dioptimalkan ini adalah upaya kita untuk bisa mendukung ditengah pandemi saat ini. Saya yakin pasti akan bisa berhasil,” bebernya.

BACA JUGA :  'New Normal' Kehidupan Baru Di Tengah Pandemi

Pihaknya juga mengajak seluruh insan pers dan juga kaum milenial untuk sama-sama bahu membahu mendukung pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19 ini.

“Badai ini akan berakhir dengan kebersamaan kita dan kedisiplinan kita. Ikuti saja apa yang di isyaratkan pemerintah, misalnya bagaimana kita harus benar-benar mengikuti protokol kesehatan. Sehingga perlahan lahan pemulihan ekonomi ini akan bisa segera dilakukan,” ungkapnya seraya mengajak.

Terpisah, Hasan Basri selaku Founder Milenial Top Institute menilai bahwa pandemi Covid-19 ini memang berdampak kesemua kalangan masyarakat dan semua sektor. Dari mulai sektor ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Namun, itu semua tidak menyurutkan semangat pihaknya untuk mengajak para kaum milenial agar berperan aktif dalam aksi nyata maupun dalam dunia maya untuk menghilangkan atau memberikan informasi yang mengedukasi kepada masyarakat.

“Salah satu contoh bagaimana anak-anak muda memberikan ajakan hidup sehat dan juga memberikan pemahaman kepada masyarakat agar masyarakat ini bisa beradaptasi dan juga bisa menghindari bahaya terkait Covid-19. Saya juga berharap anak-anak muda bisa berperan lebih aktif lagi agar kita cepat keluar dari pandemi ini,” jelasnya.

Dirinya bersama para kaum milenial lainnya juga mendorong agar peran pers dapat lebih dioptimalkan lagi dalam mendobrak dan menggairahkan sektor ekonomi agar berjalan. Terutama dalam sektor pariwisata.

Menurutnya sektor pariwisata yang saat ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat karena sudah sekian lama masyarakat tidak keluar rumah atau keluar daerahnya.

“Saya yakin jika sektor patiwisata dibuka kembali, maka bergulirnya roda perekonomian di tengah masyarakat akan sangat cepat mendapatkan feedback,” pungkasnya. (Ndi/Nil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed