oleh

Politisi Senior Golkar, Agung Laksono: Jadikan Forum Musda Sebagai Momentum Perbaikan Soliditas Partai

JAKARTA, Beritapublik.co.id – Politisi senior partai Golkar, Agung Laksono menitipkan pesan bagi setiap daerah yang akan melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda). Ia mengatakan agar tahapan dari kegiatan forum tertinggi organisasi itu jangan sampai ada yang diabaikan.

Musda di tingkatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota menurut dia adalah momentum untuk lebih membangkitan semangat dan perbaikan soliditas internal partai.

Namun, dirinya melihat bahwa sekarang-sekarang ini kecenderungan musda hanya terfokus pada pemilihan ketua saja dan menghilangkan esensi dari fungsi musda sebagai forum konsolidasi partai.

“Harus diperhatikan tahapan-tahapan dalam setiap penyelenggaraan Musda. Harus sesuai aturan partai yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar,” ujarnya kepada awak media, Kamis (1/10).

Agung memaparkan, Idealnya pelaksanaan musda diselenggarakan selama tiga hari. Dalam tiga hari itu, kata dia, adalah membacakan laporan pertanggungjawaban pengurus, lalu mendengarkan pandangan umum dari pemegang mandat suara dan rapat-rapat komisi membahas program kerja partai, baru kemudian diakhiri masuk dengan agenda pemilihan ketua.

“Dengan begitu baru semua kader internal Partai Golkar mengetahui hak dan kewenangan maupun kewajibanya. Dengan demikian akan lebih terbangun juga ruang demokrasi yang terbuka,” terangnya.

Saat disinggung terkait Musda di beberapa daerah, Agung menyayangkan jika Musda dilakukan satu hari saja dan bahkan beberapa jam saja demi menunjuk ketua DPD.

“Dibeberapa daerah, dilaporkan penyelenggaran agenda partai berlangsung lumayan bagus, tapi paling banyak hanya mengutamakan pemilihan ketua DPD.

Kita lebih mengapresiasi penyelenggaraan musda-musda yang juga menjadi agenda konsolidasi partai dan memperhatikan rambu-rambu serta melaksanakannya dengan sungguh-sungguh,” ungkapnya.

Jika fokus musda hanya memilih ketua, kata Agung, tidak menutup kemungkinan nantinya musda bisa dibuat rekayasa sedemikian rupa.

BACA JUGA :  DPP IPI Menyayangkan Adanya Provokasi Menggunakan Isu Agama

“Padahal saat ini kan Golkar sedang cukup solid. Dari sinilah bisa jadi momentum dalam membenahi elemen-elemen partai dan membuat program yang jelas dan implementatif,” imbuhnya.

Dirinya pun berpesan kepada setiap calon yang ingin maju dalam kontestasi musda agar lebih mengedapankan integritas, loyalitas, dan soliditas.

“Siapapun kader berhak maju dan ikut berkontestasi dalam musda. Tetapi harus mempunyai visi dan misi yang jelas serta dapat membangun internal partai Golkar lebih solid kedepannya.

Jadikanlah forum musda sebagai wahana untuk perbaikan kinerja partai, agar roda organisasi berjalan dengan baik dan benar. Selamat bermusda bagi daerah yang akan menyelenggarakan,” pungkasnya. (Nia/Nil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed