oleh

Wali Kota Bekasi Keluarkan Surat Edaran Terkait Isolasi Kemanusiaan Warga Kota Bekasi

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Mengingat penyebaran Covid-19 yang semakin masif, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengeluarkan surat edaran dengan nomer: 440/2301/Dinkes tentang isolasi kemanusiaan terhadap warga Kota Bekasi dalam upaya penyebaran Covid-19, Minggu (29/3).

 

“Surat edaran tersebut ditujukan bagi seluruh warga masyarakat Kota Bekasi guna melakukan beberapa hal, agar tetap dirumah selama 14 hari dan tidak berpergian dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 baik untuk diri sendiri maupun kemungkinan penularan kepada orang-orang di sekitar termasuk keluarga,” ungkap pria yang akrab disapa Pepen ini.

 

Lanjut pria nomor satu di Bekasi ini, terkait surat edaran yang tertulis apabila ada anggota keluarga atau saudara yang baru pulang dari luar daerah atau luar negeri, jadi tidak perlu datang ke Puskesmas. Sehingga, bisa menghubungi petugas di Puskesmas terdekat melalui layanan cepat (terlampir) perawat, bidan, dokter atau Klinik untuk tes kesehatan.

Selain itu, yang perlu dilakukan apabila ada keluarga atau saudara yang baru pulang dari luar daerah atau luar negeri yaitu, anggota keluarga melaporkan ke aparat terdekat (RT, RW, Kader) bahwa, ada anggota keluarga yang baru pulang dari luar daerah atau luar negeri dengan menyertakan data KTP dan KK serta nomer telepon yang bisa dihubungi.

Jika dalam 14 hari masih ada keluhan (demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, diare dan sesak nafas) maka, hubungi aparat, tenaga kesehatan setempat atau bisa menelepon ke nomer 119.

“Kami akan tindaklanjuti dengan melakukan wawancara melalui telepon oleh tenaga medis, untuk menghindari interaksi langsung juga menjaga pasien agar tetap dirumah dan tidak mengunjungi fasilitas kesehatan, jika gejala mengarah pada infeksi Covid-19 akan ada petugas khusus dari kesehatan yang akan melakukan penanganan lebih lanjut. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus tersebut, pungkasnya. (Nil/Len)

BACA JUGA :  Ahmad Syaikhu Kritik Kemenhub Terkait Penghapusan Batasan Jumlah Penumpang

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed