oleh

Wali Kota Solok: Paparkan Berbagai Inovasi Konsep Smart City

YOGYAKARTA, Beritapublik.co.id – Wali Kota Solok Zul Elfian Umar bersama sejumlah OPD menghadiri Event Indo Smart City Forum & Expo (ISCFE) 2021 yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Garindo Media Tama (GMT) dengan dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 hari di The Rich Jogja Hotel, Yogyakarta. Kamis (14/10).

Kegiatan ini turut di dukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Forum Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kota Seluruh Indonesia (FORK4SI), Asosiasi Pengusaha TIK Nasional (APTIKNAS) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).

Selain Wali Kota Solok, juga turut hadir Walikota lainnya se-Indonesia serta Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Komunikasi dan Informasi RI Johnny G. Plate dan sejumlah pejabat lainnya.

Pada kesempatan itu, Walikota Solok mengatakan, dalam kegiatan ini disampaikan mengenai perkembangan program Kota Cerdas (Smart City) di setiap Kota/ Kabupaten, termasuk penanganan Covid-19 di Indonesia yang terus membaik.

“Kita terus bersama dalam mengatasi pandemi ini dengan memperkuat koordinasi dan ikatan yang tidak lepas di antara Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh di Indonesia,” ujar Zul Elfian.

Zul Elfian Umar berharap, APEKSI kali ini menjadi ajang sharing informasi serta bertukar gagasan dari setiap kepala daerah, Khususnya mengenai perkembangan program Smart City yang selama ini telah dilakukan.

Ada beberapa langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menerapkan smart city di Kota Solok Serambi Madinah.

“yaitu, Implementasi di bidang ekonomi melalui pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Bidang sosial, dimana diwujudkan melalui pelayanan pendidikan dan kesehatan. Bidang lingkungan hidup, melalui layanan pengelolaan lingkungan hidup yang bersih dan sehat,” tambah Wako.

BACA JUGA :  Berikan Prestasi, Fernando Sukses Harumkan Citra Sepakbola Indonesia di Level Dunia

Penerapan e-Government atau pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi. Serta menghadirkan inovasi yang mendukung Kota Solok sebagai kota pintar atau smart city,” kata Walikota Solok dua periode itu.

Dalam kegiatan itu, Zul Elfian Umar juga memaparkan berbagai inovasi Pemerintah Kota Solok dalam kaitannya dengan konsep Smart City.

Ketua Dewan Pengurus APEKSI, Bima Arya Sugiarto mengatakan, Kota Pintar (Smart City) merupakan kota yang mampu menggunakan sumber daya manusia, modal sosial dan infrastruktur telekomunikasi modern untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan kualitas kehidupan yang tinggi.

“Tentu dengan manajemen sumber daya yang bijaksana melalui pemerintahan berbasis partisipasi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Smart City adalah sebuah konsep kota pintar yang membantu masyarakat dalam mengelola sumber daya yang ada dengan efisien.

“Tujuan utama dari pembangunan sebuah (Smart City) adalah bagaimana kita melestarikan lingkungan, meningkatkan daya saing ekonomi dan membangun masyarakat modern yang madani dengan saling berhubungan antar-sistem dan terpadu untuk semua lapisan masyarakat dan antar-lembaga pemerintahan,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan dalam sambutannya secata virtual mengapresiasi terciptanya Smart City. Revolusi Industri 4.0 yang melahirkan masyarakat Society 5.0 merupakan dambaan negara-negara di seluruh dunia saat ini.

“APEKSI perlu memanfaatkan sebaik-baiknya momentum ini untuk terus bekerja mencapai tujuan mewujudkan kota-kota di Indonesia sebagai Smart City ramah lingkungan,” terang Luhut.

Meskipun kondisi Covid-19 saat ini, telah landai namun kata Luhut, masyarakat dan semua pihak tidak boleh lengah.

“Jangan lupa, tetap jaga protokol kesehatan. Walau kasus sudah menurun kita tetap harus menegakkan disiplin protokol kesehatan secara bersama-sama,” pungkasnya. (Ndi/Ch).

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed