oleh

Warga Korban Penggusuran Tuntut ‘Sang Penista Manusia’

KOTA BEKASI – Puluhan Warga korban penggusuran lakukan aksi demonstrasi dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Sang Penista Manusia’ di Gedung Pemerintahan Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/12).

Korban penggusuran ini menuntut agar pemerintah daerah memberikan ganti rugi atas digusurnya lahan mereka setahun lalu.

Koordinator aksi Abi Noto Nababan mengungkapkan, sejak digusur setahun lalu, belum ada kejelasan ganti rugi dari pemerintah.

“Kita dari warga Pekayon meminta ganti rugi. Ini jelas-jelas perampasan hak asasi manusia yang terjadi di Kota Bekasi,” ujarnya.

Dia mengaku akan terus melakukan perlawanan tanpa mengenal lelah. Selain itu juga menuding Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi tidak tahu malu karena tidak mau menemui pihak demonstran.

Kami akan terus memperjuangkan hak-hak kami. Harapan kami kalau memang salah harus tanggung jawab. Sikap kami jelas untuk meminta ganti rugi atau ganti untung,” tukasnya.

Perlu diketahui, penggusuran terhadap warga Kampung Poncol, Pekayon jaya, Kota Bekasi terjadi sejak sekitar setahun dua bulan silam. Hingga saat ini, warga korban penggusuran merasa tidak diperhatikan lantaran tidak adanya penggantian atas bangunan yang telah digusur. (Nil)

BACA JUGA :  Jaga Kesatuan NKRI, Ketua AMK PPP Kota Bekasi Siap Gandeng Milenial

News Feed