oleh

Cegah Covid 19, Kecamatan Jatiasih Adakan Isolasi Mandiri

KOTA BEKASI, Beritapublik.co.id – Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi mengadakan isolasi mandiri yang bertujuan, untuk mengendalikan penyebaran penyakit dengan membatasi perpindahan orang serta mencegah perpindahan penyakit dari orang yang sakit juga memutus rantai terhadap pencegahan Virus Covid 19 (Corona) dengan cara membuat akses masuk satu pintu.

Menanggapi hal tersebut, Camat Jatiasih, Mariana mendukung adanya tindakan secara kolektif dengan cara ikhtiar bersama dan membatasi keluar masuk orang atau warga di lingkungan wilayah warga yang berlokasi tepat di Kampung Jaha RW 011 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

 

 

“Kami dukung kegiatan ini karena ikhtiar mandiri dalam rangka pencegahan covid-19. Seluruh jalan di lingkungan dibuat satu pintu,” ungkap wanita yang akrab disapa Mariana ini.

 

 

Mariana menegaskan, pihaknya mendukung hal yang dilakukan dengan cara menutup akses jalan (Lockdown).

“Semoga, imbauan dari pemerintah seharusnya dilaksanakan dengan betul. Sehingga, ada jalan keluar masuknya orang juga harus dideteksi sehingga dapat terhindar dari wabah korona,” pintanya.

Sementara itu, Lurah Jatimekar, H. Ghofur menjelaskan, dari hasil rapat RT/RW, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan tokoh masyarakat sehingga menghasilkan keputusan untuk melakukan isolasi mandiri.

“Ini merupakan Ikhtiar mandiri dalam rangka pencegahan covid-19. Seluruh jalan di lingkungan dibuat satu pintu. Sehingga, seluruh warga yang keluar masuk akan disemprot disinfektan oleh Tim Satgas yang dibentuk melalui hasil musyawarah RT, RW, Tokoh agama, dan Tokoh Pemuda,” kata pria yang akrab disapa Ghofur ini disela – sela kesibukannya, kemarin (26/3).

Lanjut Ghofur, setiap ada warga yang masuk melalui Jl. Jaha RT. 005/011 Jembatan Tol Cikunir akan diberikan Hand sanitizer dan dilakukan penyemprotan baik bagi orangnya maupun kendaraan.

BACA JUGA :  Milad ke-1, PS Bayi Gombel Gelar Pagelaran Seni Budaya dan Tasyakuran

“Kami lakukan uji coba jika ada yang bertentangan, untuk dapat ditinjau kembali. Apabila, hasilnya bagus maka akan dilakukan dari 26 Maret hingga 8 April 2020,” kata Ghofur.

Menurut Ghofur, masyarakat sudah diberikan informas kepada seluruh warga Kampung Jaha melalui pengeras suara di masjid dan musollah juga imbauan dari masing – masing pengurus RT/RW melalui surat edaran.

“Mohon maaf atas ketidaknyamanan karena ini semua dilakukan agar warga dapat terhindar dari wabah Virus Corona,” pungkasnya. (ADV)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed